• 28 May, 2024

Rooting, atau pengakaran, adalah proses di mana Anda mendapatkan akses penuh ke sistem operasi Android Anda, memberikan Anda kontrol yang lebih besar atas perangkat Anda. Ini membuka pintu bagi penyesuaian yang lebih dalam dan mengizinkan Anda untuk menginstal aplikasi yang memerlukan akses root. Namun, perlu diingat bahwa rooting juga memiliki risiko, dan dapat membatalkan garansi perangkat Anda.

1. Persiapan Awal

Sebelum memulai proses rooting, pastikan Anda melakukan hal-hal berikut:

  • Cadangkan Data: Pastikan untuk mencadangkan semua data yang penting dari perangkat Anda. Proses rooting dapat menyebabkan kehilangan data.
  • Baterai: Pastikan baterai perangkat Anda cukup terisi. Sebaiknya lebih dari 50% agar proses tidak terganggu.
  • Perangkat Tersambung: Pastikan perangkat Anda terhubung ke internet dan memiliki koneksi yang stabil.

2. Download Perangkat Lunak Rooting

Anda akan memerlukan perangkat lunak rooting untuk melakukan proses ini. Ada berbagai aplikasi dan perangkat lunak yang tersedia, tetapi beberapa yang paling populer termasuk:

  • Magisk: Ini adalah salah satu perangkat lunak rooting yang paling populer dan aman. Anda dapat menemukan Magisk di situs web resminya atau di forum-forum pengembang Android.
  • SuperSU: Meskipun tidak sepopuler Magisk saat ini, SuperSU tetap menjadi salah satu pilihan yang handal untuk melakukan rooting.

3. Aktifkan Opsi Pengembang

Sebelum melanjutkan dengan proses rooting, Anda perlu mengaktifkan opsi pengembang di perangkat Anda. Caranya berbeda-beda tergantung pada versi Android Anda, tetapi secara umum langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  • Buka Pengaturan pada perangkat Anda.
  • Gulir ke bawah dan cari opsi "Tentang Telepon" atau "Tentang Perangkat".
  • Di sini, cari dan ketuk nomor build Anda tujuh kali berturut-turut. Ini akan mengaktifkan opsi pengembang.

4. Instal Perangkat Lunak Rooting

Setelah opsi pengembang diaktifkan, Anda dapat menginstal perangkat lunak rooting yang telah Anda unduh sebelumnya. Ikuti petunjuk yang diberikan oleh perangkat lunak untuk menginstalnya di perangkat Anda. Ini mungkin melibatkan mengunduh file zip dan mem-flashnya melalui pemulihan khusus (custom recovery) seperti TWRP.

5. Lakukan Proses Rooting

Setelah perangkat lunak root terinstal, Anda siap untuk melakukan proses rooting. Tergantung pada perangkat lunak yang Anda gunakan, langkah-langkahnya akan sedikit berbeda. Pastikan untuk membaca dan mengikuti petunjuk dengan cermat, karena proses ini dapat memengaruhi integritas perangkat Anda.

6. Verifikasi Rooting

Setelah proses rooting selesai, Anda dapat memverifikasi apakah perangkat Anda sudah ter-root dengan benar. Anda bisa menggunakan aplikasi seperti Root Checker yang tersedia di Google Play Store untuk melakukan ini.

7. Tindakan Lanjutan (Opsional)

Setelah berhasil ter-root, Anda dapat mulai menyesuaikan perangkat Anda lebih lanjut dengan menginstal modifikasi sistem, menyesuaikan UI, atau bahkan mengganti ROM Android Anda.

Peringatan:

  • Proses rooting dapat membahayakan perangkat Anda dan membatalkan garansinya.
  • Pastikan Anda memahami risiko yang terkait dengan rooting sebelum melanjutkan.
  • Selalu ikuti panduan resmi dan pastikan Anda memilih perangkat lunak rooting yang tepercaya.

Dengan mengikuti panduan ini dengan hati-hati, Anda dapat melakukan proses rooting dengan aman dan efektif, memberi Anda lebih banyak kontrol atas perangkat Android Anda. Namun, pastikan Anda memahami risiko yang terlibat dan mengetahui bahwa rooting dapat membatalkan garansi perangkat Anda.

Admin Blog

Admin Blog

Admin e-themes.info mengelola situs berita teknologi dan informasi yang informatif dan terkini. Memastikan konten yang disajikan berkualitas dan relevan bagi pembaca. Berkomitmen untuk menyajikan berita terkini dalam industri teknologi secara akurat dan terpercaya. Menjadi sumber utama bagi para penggemar teknologi untuk mendapatkan informasi terbaru.